| |
![]() Salah satunya adalah pernyataan yang menyebutkan tim kuasa hukum Antasari Azhar meragukan kapasitas Rani Juliani sebagai saksi dan perubahan BAP di hotel Grand Mahakam. |
| |
![]() Salah satunya adalah pernyataan yang menyebutkan tim kuasa hukum Antasari Azhar meragukan kapasitas Rani Juliani sebagai saksi dan perubahan BAP di hotel Grand Mahakam. |
| Ronald Tanamas Rabu, 19 Agustus 2009 14:32 | | | |
![]() "Saksi-saksi RS Omni banyak yang memberikan keterangan palsu," kata Slamet Yuwono, kuasa hukum Prita dari kantor pengacara OC Kaligis, usai sidang di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu (19/8/2009). Salah satunya adalah keterangan dokter yang menyatakan telah mengambil sampel darah dua kali. Padahal Prita hanya merasa sekali. Kemudian, dokter juga mengatakan kekeliruan hasil tes trombosit telah diperbaiki seketika. Padahal kenyataannya tidak. Selanjutnya... |
![]() Selain mendapatkan barang bukti, petugas kepabeanan menahan dua orang tersangka. Yakni, Hari dan seorang wanita bernama Juana. "Kami memperkirakan harga heroin itu senilai Rp 600 juta," kata Kasubag Umum Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Maman Sulaeman, di Tangerang, Rabu (19/8). Heroin tersebut dikirim melalui jasa pengiriman paket PT DHL atas nama pengirim EJC dan nama penerimanya HR, di Cikini, Jakarta Pusat. Sedangkan, heroin diselipkan ke dalam kitab suci yang dilengkapi sampul. Selanjutnya... |
| | |
![]() Menurut Baasyir itu hanyalah upaya polisi untuk mendapatkan pujian setelah lama kesulitan menangkap Pernyataan itu disampaikan Baasyir di kompleks ponpes Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Sabtu (8/8/2009) setelah mengetahui kabar polisi berhasil menewaskan Noordin M Top, melalui serangkaian aksi unjuk kekuatan. |
![]() Menurut Rusdi Hamid terdapat perbedaan fisik pria yang diduga kuat merupakan Noordin M Top dengan menantunya yang selama ini dia kenal. Pria yang ditemui di bekas Pesantren Luqmanul Hakim, Ulu Tiram, Johor, mengatakan panjang tubuh dari Noordin lebih panjang daripada jasad pria yang tewas tersebut. |
![]() MADIUN-Endi Tegar Kurnia Dinata, balita 4 tahun asal Desa Rubahan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur ,yang kakinya terputus akibat kekejaman ayahnya sendiri kembali ke rumah orang tuanya, sabtu (25/7/2009). Sebelumnya Tegar tinggal di rumah kerabatnya, untuk menghilangkan trauma psikis yang di alaminya setiap melihat dan mendengar suara kereta api yang melintas. Sejak pagi Endi Tegar Kurnia Dinata, seperti anak pada umumnya meski tak jauh dari lokasi rel kereta api, tempat dimana kakinya di lindaskan oleh ayahnya sendiri, Puryanto. Kembalinya Tegar ke rumah asalnya tersebut setelah keluarga beranggapan, bahwa Tegar sudah mulai pulih dari trauma psikisyang di alaminya, meskipun hal itu belum sepenuhnya. Jika sebelumnya setiap melihat kereta api atau mendengar suaranya, Tegar selalu ketakutan, namun ketakutan itu sekarang sudah menghilang dalam benaknya. Pulihnya rasa traumatic Tegar tidak lepas dari peran ibunya, Devi Kristiani, serta kakek/ nenek dan keluarganya yang lain. Mreka tak henti hentinya memberikan semangat kepada balita 4 tahun tersebut. |
| | | |
![]() Seperti terjadi di Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Pemerintah kecamatan setempat Jumat (24/7/2009) mengirimkan surat edaran ke seluruh desa di wilayah itu. Isinya, dukungan permintaan sumbangan untuk kegiatan Agustusan. Dalam surat resmi yang ditandatangani Camat Kosambi Slamet Budhi, Pemerintah Kecamatan Kosambi menargetkan sumbangan dari masing-masing desa. Target masing-masing desa bervariasi, antara Rp 4 juta-Rp 5 juta. Selanjutnya Klik Disini |
| | | |
|
|
| | | |
![]() ”Hasil test DNA juga tidak identik dengan keluarga yang telah kami periksa,” kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol.Nanan Sukarna. Polisi menyebarkan sketsa wajah dua korban bom Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, Rabu (22/7/2009). Untuk itu, kata dia pihak kepolisian membuat sketsa wajah kedua korban tersebut agar masyarakat bisa mengenalinya. Jika ada anggota keluarga yang hilang bisa menghubungi pihak kepolisian dan akan dilakukan test DNA. “Siapa itu mereka dan dari kelompok mana masih dalam penyelidikan petugas kami,” tegasnya. |
![]() CILACAP-Ratna Arina, Istri Noordin M Top di amankan petugas Densus 88 di rumahnya Desa Pasuhan, Binangun, Cilacap, Jawa Tengah. Namun buronan utamanya Noordin M Top lolos dari sergapan, Rabu (22/7/2009). Selain Arina, Bahrudin sang ayah juga ikut di amankan. Padahal puluhan petugas dengan delapan mobil dengan cepat merangsek masuk ke rumah di Desa Pasuruhan, Binangun, Cilacap Jawa Tengah, pukul 11.00 tadi. Penggerebekan itu berjalan cepat. Delapan mobil anggota Densus 88 dengan cepat merapat ke rumah di desa yang cukup terpencil di Cilacap. Namun buronan nomor wahid di Indoensia itu tidak ditemukan. Sepertinya Noordin M Top sudah mengendus kedatangan polisi. Akhirnya polisi membawa seisi rumah termasuk istri Noordin M Top dan mertuanya. Polisi memeriksa semua sudut rumah termasuk di bagian belakang. Ditemukan beberapa benda mencurigakan di belakang sekolah. |
| | | |
|
2000 * Bom Kedubes Filipina, Jakarta 2000. 1 Agustus 2000, bom meledak dari sebuah mobil yang diparkir di depan rumah Duta Besar Filipina, Menteng, Jakarta Pusat. 2 orang tewas dan 21 orang lainnya luka-luka, termasuk Duta Besar Filipina Leonides T Caday. |
| | | |
![]() ”Kalau kemarin 80, kini sudah ratusan santri yang tertular,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hani Haryanto, Senin (20/07/2009). Menurut Hani, pihaknya sudah memperkirakan penyakit itu cepat menular karena mengingat pondok pesantren merupakan lokasi yang tertutup. Apalagi, di asrama yang tertutup para santri tinggal dalam jumlah yang banyak. ”Penyakit yang disebabkan virus sangat cepat menular, apalagi ditempat seperti pondok pesantren,” ungkap Hani. Namun situasi dan kondisi di dalam pondok pesantren itu, lanjut Hani, hingga kini masih terkendali. Apalagi pihaknya maupun pesantren masih melakukan penanganan serius terhadap santri yang mengalami penyakit itu. ”Semuanya baik-baik saja, tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” ujar lagi. Selanjutnya Klik Disini |
| | | |
![]() Semenjak adanya aksi pemboman yang menewaskan sembilan orang dan melukai puluhan orang di hotel JW Marriot dan Rizt Carlton mulai membuat banyak pondok pesantren tidak nyaman. Terlebih adanya isu beberapa aktor yang diduga melakukan aksi pemboman bunuh diri berasal dari beberapa pondok pesantren yang berada di Jawa Tengah. Hal ini berdasarkan analisa dari pihak-pihak tertentu bahwa bom bunuh diri di JW Marriot dan Rizt Carlton dibuat dan dirakit di kawasan pondok pesantren di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Selanjutnya Klik Disini |
| | | |
|
|
| | | |
![]() "Untuk sementara dugaannya berasal dari jenis high explosive," kata Menko Polhukam Widodo AS di lokasi ledakan, Jakarta, Jumat (17/7/2009). Beberapa pihak juga belum bisa menjelaskan detail jenis bom yang meledak. Kemungkinan bom bunuh diri dengan menggunakan c4, juga belum ada yang membenarkan hal tersebut. |
![]() Sepertri dikutip smarttravel.com, yang menghimbau wisatawan asal Australia untuk meninggalkan Indonesia dikarenakan bahaya teroris, flu babi. Tingginya resiko keamanan dan keselamatan selama berada di Indonesia para wisatawan untuk meninggalkan Indonesia. |
| | | |
![]() Sejumlah pengunjung yang sedang berada di tangga jalan, langsung berlari sementara pengunjung lainnya yang membawa anak bersama mereka langsung mendekap anak anaknya. “Aduh jadi ngeri begini. Kok bisa tiba tiba mati ya,” Ujar Sofi (38), ibu muda yang membawa dua orang anaknya ke mall tersebut. Selanjutnya Klik Disini |
| | | |
![]() KOTA TANGERANG - Rapat Pleno penghitungan suara di KPU Tangerang, Kamis (16/07/2009), baru saja usai dilaksanakan. Hasilnya, hanya sebanyak 900.768 orang (76,56%) yang memberikan hak suaranya. Padahal Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ada di Kota Tangerang tercatat sebanyak 1.176.452. Sisanya, sebanyak 275.684 (23,43%), tidak menggunakan suaranya alias Golput. Dari 76,56% suara yang diberikan, 28.808 suara dinyatakan tidak sah. Sehingga, total jumlah suara sah tercatat sebanyak 871.960 suara. Dari total perolehan suara tersebut, Pasangan nomor urut 1, Megawati - Prabowo memperoleh suara sebanyak 154.680 atau 17,7%. Nomor urut 2, pasangan SBY-Boediono memperoleh suara sebanyak 650.377 atau 74,58%. Dan pasangan dengan nomor urut 3, JK-Win hanya memperoleh suara sebanyak 66.903 atau 7,67%. Selanjutnya Klik Disini |
| | | |
![]() "Belum, dapat informasi soal penyerahan tersebut. Tapi bisa jadi sore. Biar lebih jelas tanyakan ke Kejagung," kata Kepala Kejaksaan Negeri Tangerang, Suyono, Kamis (16/07/2009). Menurutnya, hingga kini pihaknya masih menunggu informasi dan kepastian tersebut dari Kejaksaan Agung. Karena sesuai mekanisme yang berlaku, dari Polda Metro Jaya ke Kejagung dan baru ke Tangerang. "Sampai saat ini kita masih menunggu informasi dari Kejagung," ujarnya. Selanjutnya Klik Disini |
| | | |
![]() "Tengah kami selidiki, apakah penularannya benar dari unggas yang sakit atau dari sumber lain," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hani Haryanto, Kamis (16/07/2009). Hani mengatakan, pihaknya menurunkan sejumlah tim ke lapangan untuk menelusuri riwayat dan kegiatan apa saja yang dilakukan W sebelum ia demam dan jatuh sakit serta menulari anggota keluarganya. "Setelah kontak dengan unggas, dia ke mana saja, mungkin tertular di tempat lain," ujarnya. Selanjutnya Klik Disini |
| | |
![]() Desakan itu disampaikan melalui surat yang dibawa langsung Ketua KPAI Hadi Supeno dan Komisioner Pengaduan Maghdalena Sitorus ke Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu siang (15/07/2009). Hadi Supeno mengatakan, penggunaan pasal 303 KUHP tentang perjudian untuk anak tidaklah tepat. Sebab, dalam pasal tersebut yang masuk dalam kategori perjudian adalah untuk mata pencarian atau usaha. "Ini hanya hiburan anak-anak saja," jelasnya. Menurutnya, pengadilan yang menyidang anak di bawah umur tersebut adalah pengadilan sesat. "Ini adalah tindakan arogan, berlebihan, konyol, dan tidak manusiawi," ujar Hadi saat dicegat wartawan sebelum menyerahkan surat tersebut. Selanjutnya Klik Disini |
| | | |
|
Pengamat Politik dari Universitas Indonesia, Arbi Sanit mengatakan hal ini disebabkan sistem presidensil yang dianut saat ini bukan sistem parlementer. Ia menambahkan jika sistem parlementer maka Kepala Daerah dipilih oleh DPRD dan dipecat oleh DPRD, serta bertanggung jawab oleh DPRD. Lantas apa lagi kepincangan dan fungsi DPRD untuk kepala daerah? Apa perbedaan dari DPR Pusat dengan DPRD? Dan bagaimana penambahan kecerdasan untuk DPRD agar tidak menjadi lembaga dengan stempel karet? Berikut hasil wawancara Aminah Asmaya dari klikp21.com dengan Pengamat Politik dari Universitas Indonesia, Arbi Sanit;
|
| Afan Selasa, 14 Juli 2009 21:57 | | | |
|
Kepala bidang P2PL Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Nita G menegaskan bila empat penyakit tersebut sudah pasti menyerang masyarakat. Oleh karena itu, pola hidup bersih harus di lakukan saat ini. “Saya harap masyarakat bisa waspada,” kata Nita. Nita menegaskan bila empat penyakit tersebut akan menyerang seminggu pasca hujan. Setelah itu, biasanya dampak dari ke empat penyakit akan mulai terlihat. Mengatasi hal tersebut. nita mengatakan bila pihaknya sudah meminta agar seluruh puskesmas menyediakan tenaga medis dan pra sarana perawatan. Sebab, lonjakan pasien bisa saja terjadi. Apalagi, kepadatan penduduk di Kota Tangsel sangat begitu banyak. Tak hanya puskesmas saja. Rumah sakit pun dijadikan rujukan sebagai antisipasi jumlah pasien. |
| | | |
|
|
| | | |
![]() Belum ada satupun petugas Polsek Jatiuwung, yang mencoba mengumpulkan alat bukti baik di lokasi maupun meminta keterangan ke korban yang ada di IGD RSU Tangerang. Sepuluh kuli bangunan di Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang ini, Sabtu (11/7/2009) sekitar pukul 11.45 WIB, dilarikan ke IGD RSUD Tangerang setelah mengalami muntah dan kejang kejang. |
| | | |
|
|
| M. Gunawan Abdillah Sabtu, 11 Juli 2009 01:43 | | | |
|
Penelusuran dan pengecekan DPT bermasalah terus di lakukan Tim Mega-Prabowo. Bahkan menemukan DPT bermasalah 7.653.210. "Kesalahan tersebut di antaranya, nama-nama ganda dalam satu TPS, nama-nama ganda, nama berbeda tapi nomor induk kependudukan sama, dan seterusnya," ujar Fadli Zon Sekretaris Umum Tim Kampanye Nasional Mega-Prabowo, Jumat (10/7/2009). |
| | | |
|
Tiga wartawan TV Prancis di Jambi menjadi bulan-bulanan Satpam pabrik bubur kertas akhirnya dibebaskan. Ketiga wartawan ini di amankan saat mengambil gambar pabrik PT Lontar Papyrus Pulp and Paper di Tebing Tinggi, Jumat (10/7/2009). Meski ketiganya di bawa ke kantor polisi, namun di tolak oleh pihak berwajib karena tidak ada unsure pelanggarannya. Ketiga wartawan tersebut adalah Cyril Payen, kepala biro Asia Tenggara, Gilaume ( kameramen) dan Dewi Arilaha (produser). Ketiganya sempat diserahkan ke Polda Jambi karena memasuki areal tanpa ijin. Namun, pihak Polda sendiri menyarankan untuk melepaskan ketiga wartawan tersebut. |
| | | |
![]() Termasuk diantaranya Ketua nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar. "(Tersangka) eksekutor di (PN) Tangerang," kata Hendarman kepada wartawan, Jumat 10 Juli 2009. Dengan demikian, kata dia, sidang berkas kasus pembunuhan itu akan dibagi dua. "Kalau disatukan tampaknya akan sulit," tambahnya. Selanjutnya Klik Disini |
| | | |
![]() Hubungan antara motif dan perencanaan sangat kuat dan pihak Kejagung sendiri akan mendapatkan bukti-bukti yang lain hinga berkas lengkap p-21. "Unsur yang harus dibuktikan adalah perencanaan . Tapi, tidak mungkin juga merumuskan perencanaan tanpa ada motif," ujar Hendarman kepada wartawan, Jumat 10 Juli 2009. Selanjutnya Klik Disini |
| | | |
![]() Hal itu dikatakannya menanggapi pernyataan mantan Hakim Agung Laica Marzuki yang menyatakan praktik jual beli perkara di Mahkamah Agung masih kerap terjadi. Menurut Laica, praktik yang dia sebut "Kelas Malam" seharusnya sudah dihapuskan. |
| | | |
![]() Ditemani Rizal Mallarangeng, Boediono yang mengenakan baju kotak-kotak berwarna biru lalu menyapa warga yang menyambutnya. Warga seolah terhipnotis dengan kedatangan Boediono itu. Spontan, kesempatan itu dimanfaatkan warga untuk bersalaman dan berfoto bersama pasangan capres SBY itu. “Saya tidak salah pilih, tangisan saya ini bukan air mata buaya. Ini serius. Saya terharu memilih Pak SBY dan Pak Boediono,” ucap seorang ibu bernama Mardiana seraya mengusap dada Boediono. Mantan gubernur Bank Indonesia ini pun hanya tersenyum. Selanjutnya Klik Disini |
| | | |
|
|
| | | |
|
|
| | | |
|
|
| | | |
|
Mereka datang untuk melihat dan memberikan dukungan kepada keluarga Meri (30), waria yang pada Kamis dini hari sekitar pukul 01.30 WIB, ditemukan tewas terbunuh di kamar kontrakannya yang terletak di Perum Citra Raya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. |