![]() MADIUN-Endi Tegar Kurnia Dinata, balita 4 tahun asal Desa Rubahan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur ,yang kakinya terputus akibat kekejaman ayahnya sendiri kembali ke rumah orang tuanya, sabtu (25/7/2009). Sebelumnya Tegar tinggal di rumah kerabatnya, untuk menghilangkan trauma psikis yang di alaminya setiap melihat dan mendengar suara kereta api yang melintas. Sejak pagi Endi Tegar Kurnia Dinata, seperti anak pada umumnya meski tak jauh dari lokasi rel kereta api, tempat dimana kakinya di lindaskan oleh ayahnya sendiri, Puryanto. Kembalinya Tegar ke rumah asalnya tersebut setelah keluarga beranggapan, bahwa Tegar sudah mulai pulih dari trauma psikisyang di alaminya, meskipun hal itu belum sepenuhnya. Jika sebelumnya setiap melihat kereta api atau mendengar suaranya, Tegar selalu ketakutan, namun ketakutan itu sekarang sudah menghilang dalam benaknya. Pulihnya rasa traumatic Tegar tidak lepas dari peran ibunya, Devi Kristiani, serta kakek/ nenek dan keluarganya yang lain. Mreka tak henti hentinya memberikan semangat kepada balita 4 tahun tersebut. |
Sabtu, Juli 25, 2009
Bocah Yang Di Lindas Kereta; Tegar Kembali Ke Rumah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar